Jumat, 19 Juni 2015

NGABUBURIT SERU


Collecting Geometry, Poi, & PA in the Tourism Spot Lombok : Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan


Gili merupakan sebutan oleh masyarakat di Lombok untuk pulau-pulau kecil yang berada di sekeliling Pulaunya. Ada banyak Gili yang ada di Seputaran Pulau Lombok. Namun hanya ada tiga Gili yang sudah familiar dan bahkan terkenal hingga ke seluruh pelosok Bumi, yaitu Gili Air, Gili Meno, dan yang paling fenomenal adalah Gili Trawangan. Hal ini yang membuat HERE Local Community Lombok untuk menjadikannya sebagai tujuan Local Activity pada kegiatan yang ketiga.

Penjadwalan untuk kegiatan ketiga ini sebenarnya sudah dijadwalkan pada awal pertemuan yaitu pada tanggal 6 Juni 2015, namun dikarenakan ada dua dari anggota HERE Community Lombok yang masih duduk di bangku SMA dan pada tanggal itu sedang melaksanakan Ujian Semester, sehingga tim memutuskan untuk mengundurnya 1 minggu ke depan, yaitu pada tanggal 13 Juni 2015. Jadwal yang mundur tersebut memberikan kesempatan bagi tim untuk beristirahat yang lebih lama serta mempersiapkan persiapan yang matang.
Dikarenakan kegiatan yang harus dilaksanakan selama dua hari, otomatis tim harus menginapkan kendaraan di tempat parkir Pelabuhan Penyebrangan Bangsal, sehingga tim lebih memutuskan untuk menggunakan kendaraan roda empat dari salah satu anggota Tim, selain itu juga untuk meminimalkan biaya, walaupun harus berdesak-desakan di dalam kendaraan yang notabene sebenarnya hanya muat untuk empat orang, namun dimaksimalkan menampung enam orang anggota.

Penjadwalan yang seharusnya berangkat pada pukul 06.00 WITA dengan maksud agar penyebrangan dari Pelabuhan Bangsal dapat dilakukan pada pukul 08.00 WITA dengan estimasi waktu tempuh perjalanan dari rumah selama 2 jam, harus mundur juga sampai pukul 11.00 WITA dikarenakan ada jadwal ulangan yang diundur ke hari itu juga dari Anggota yang masih SMA, sehingga tim tiba di pelabuhan Bangsal tepat pada pukul 14.00 WITA dikarenakan sepanjang perjalanan tim menemukan kepadatan arus lalu lintas, karena waktunya bertepatan dengan kebiasaan masyarakat Lombok yang memanfaatkan waktu Liburan terakhir sebelum memasuki Bulan Ramadhan dengan tujuan untuk “membersihkan” diri untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan. Sepanjang perjalanan yang dilewati, tim tidak melakukan kegiatan pengumpulan Poi, PA, maupun Tracking Road karena sepanjang jalur ini sudah pernah dilewati oleh HERE Team pusat maupun MAP MASTER Lombok.

Setiba di Pelabuhan Bangsal, Tim langsung memesan tiket penyebrangan, namun walaupun sudah mendapatkan tiket, tim harus menunggu jadwal penyebrangan yang ditentukan dengan pemanggilan sesuai dengan warna tiket, dan pemanggilan dari petugas penyebrangan pun belum bisa dilakukan karena saat itu cuaca sedang buruk, walaupun langit begitu cerah, namun hembusan angina di daerah itu lumayan kencang yang menyebabkan ombak di laut lumayan keras. Sampai tepat pada pukul 15.30 WITA barulah pemanggilan jadwal penyebrangan bisa dilaksanakan, dan tim mendapatkan giliran untuk menyebrang pada pukul 16.00 WITA.

Rencana awal dengan menyebrang ke Gili Air dahulu lalu menyusul ke Gili Meno dan selanjutnya ke Gili Trawangan harus berubah, dikarenakan masalah Waktu yang sudah menunjukkan waktu Sore Hari, dengan merubah jadwal kegiatan untuk Gili Air dan Gili Meno dilakukan hari besoknya sekalian Tim balik menuju pelabuhan bangsal. Dan tim pun tiba di gili Trawangan tepat pada pukul 16.30 WITA. Mulai dari Pelabuhan tempat Tim turun dari Kapal dan menginjakkan kaki di Pasir Gili Trawangan sampai ke Homestay tempat Tim menginap yang sebelumnya sudah memesan dahulu melalui system Booking, tim langsung melakukan pengumpulan Poi. 

Dan setibanya di Homestay, tim langsung beristirahat di kamar sambil menunggu malam untuk mencari makan malam dan setelah itu melanjutkan kembali pengumpulan Poi sepanjang pesisir Pantai di Jalan Utama. Dan setelah sampai di ujung jalan, tim berbalik menuju Homestay untuk duduk-duduk di teras Homestay yang menghadap langsung ke Jalan utama dan Pantai untuk menikmati pemandangan dan memandangi turis local maupun yang didominasi oleh turis asing lalu-lalang di jalan utama.
Keesokan harinya, setelah melakukan makan pagi pada pukul 08.00 WITA, tim menyewa sepeda yang ada di penyewaan sepeda tepat di depan homestay untuk melanjutkan pengumpulan Poi yang ada di jalan-jalan kecil yang merupakan percabangan dan persimpangan dari jalan utama yang masuk ke arah dalam Gili, untuk menghemat waktu dan sambil menikmati Gili dengan berolahraga sepeda. Sehingga tim dapat menyelesaikan seluruh pengumpulan Poi di Gili Trawangan pada pukul 10.00 WITA. Dan lagi-lagi jadwal awal yang setelah dari Gili Trawangan lalu dilanjutkan ke Gili Meno dan Gili Air harus berubah, dan bahkan harus ditiadakan karena dana yang diperoleh Tim sudah tidak mencukupi untuk melanjutan kegiatan, namun Tim sudah mengantisipasinya dengan mendatangi salah satu Pusat Tourism Information dengan meminta beberapa selebaran Wisata yang memuat Peta dengan berisikan Poi berupa Restaurat dan Accomodation di Gili Meno dan Gili Air yang sudah cukup lengkap.

Untuk menghindari waktu menyebrang yang terlampau sore, dikarenakan apabila menyebrang pada waktu sore hari, gelombang air laut dari Gili Trawangan menuju Pelabuhan Bangsal akan besar, sehingga tim memutuskan untuk bergegas check out dari Homestay dan mengambil jadwal penyebrangan siang yang tepat pada pukul 12.00 WITA, sehingga tim tiba di Pelabuhan Bangsal pada Pukul 13.00 WITA. Tim memilih untuk makan siang yang bertempat di Pantai Nipah yang memang berada pada jalur yang dilewati bila menuju ke Pelabuhan Bangsal dengan menu ikan bakar. 

Dan Setelah menikmati makan siang dan beristirahat sebentar sampai pada pukul 14.00 WITA, tim kembali menuju Rumah.

COLLECTING POI, PA, GEOMETRY IN AAN BEACH, KUTA, MAWUN, & SELONG BELANAK

I.  PENDAHULUAN

Kegiatan HERE Local Activity yang berlokasi di Lombok pada kegiatan kedua kali ini lebih kepada pengeditan atau pengecekan atas Poi, Road, dan PA di sekitar kawasan Wisata Lombok Bagian Selatan. Kawasan yang menjadi tujuan kegiatan kedua ini dimulai dari garis Pantai kawasan Wisata Pantai Aan, setelah itu berlanjut ke Pantai Seger, Pantai Kuta, Pantai Mawun, dan berakhir di Garis Pantai Selong Belanak. Semua Kawasan yang menjadi lokasi tujuan kegiatan kedua ini masuk pada Wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Jumlah anggota yang bertugas pada kegiatan kali ini berjumlah enam orang.
II.PERSIAPAN
Tidak beda jauh pelaksanaan persiapan sebelum melaksanakan kegiatan kedua ini seperti persiapan pada kegiatan yang pertama. Masing-masing Anggota Tim mempersiapkan kebutuhan sesuai dengan tugas yang sudah ditentukan masing-masing, seperti Map Master yang bertugas mengkoordinir masing-masing anggotanya sesuai tugas dan mengkaji ulang rencana sebelumnya.
Untuk Bendahara, mengatur pendanaan dan pengeluaran sesuai kebutuhan, seperti berkooridinasi dengan Seksi Perlengkapan untuk mengatur kendaraan (Rent Car) beserta estimasi BBMnya. Juga berkoordinasi dengan Seksi Konsumsi untuk keperluan pembayaran dan pemesanan Makanan serta snack selama perjalanan. Tidak lupa juga berkoordinasi dengan Seksi Dokumentasi yang sekiranya membutuhkan pembelian baterai Kamera atau terkait dengan dokumentasi lainnya.
Seksi Perlengkapan mempersiapkan Kendaraan yang digunakan, berkoordinasi 2 hari sebelumya dengan CV. Maju Lestari untuk penyewaan Kendaraan jenis Minibus Toyota Kijang Innova dengan biaya sewa terlampir. Berkoordinasi 1 hari sebelumnya dengan Seksi Dokumentasi untuk perlengkapan Kamera, juga berkoordinasi dengan seluruh anggota untuk kesiapan peralatan seperti Handphone/Smartphone yang harus selalu dalam keadaan fullpower (Indikator baterai full dan Ketersediaan Memory). Tidak lupa juga mengingatkan seluruh anggota untuk membawa file dokumen yang sudah dibagikan oleh Map Master pada Briefing awal.
Seksi Konsumsi mempersiapkan segala yang berkaitan dengan kenyamanan Tim dalam beraktifitas yang khususnya dalam hal konsumsi. Menunjuk Rumah Makan sebagai tempat untuk sarapan awal serta tempat untuk pemesanan Makanan yang akan dibawa ke Lokasi, sebagai inisiatif karena di Lokasi sulit ditemukan tempat Makan. Dan juga mempersiapkan cemilan selama perjalanan.
Sekretaris berkoordinasi dengan seluruh anggota Tim dan mencatat segala persiapankan yang direncanaan oleh masing-masing anggota, untuk kemudian sebagai dokumen persiapan apabila dibutuhkan untuk melaporkannya kepada Map Master atau Anggota yang lainnya bila dibutuhkan. Dan juga mempersiapkan catatan untuk menulis segala hal yang ditemukan dan yang dilakukan selama aktifitas.
III.       PELAKSANAAN
Kegiatan ini diawali dengan pengambilan Kendaraan di tempat sewa, yang diambil oleh Map Master, karena dari tim ini hanya Map Master yang bisa mengendarai kendaraan roda 4. Map Master diantar oleh Seksi Perlengkapan menggunakan Sepeda Motor. Di waktu yang bersamaan, anggota yang lain berkumpul di Rumah Sinar Kharisma (Bendahara) sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
Setelah kendaraan diambil di tempat sewa, Map Master menuju tempat berkumpul untuk melakukan brifeing singkat atas pengecekan persiapan Tim yang sebelumnya mengisi BBM dahulu di Pertamina Pancor. Setelah itu, Tim bergegas menuju ke Rumah Makan Rizky Tanjung untuk Sarapan pagi sebagai persiapan tenaga untuk menjalankan aktifitas. Sembari Sarapan pagi, Seksi Konsumsi juga memesan untuk membungkus makanan sebagai persiapan untuk makan siang di Lokasi, atas dasar alasan karena dilokasi sulit untuk mencari tempat makan.

Setelah tenaga mulai terisi, dan persiapan dianggap sudah matang, tepat pukul 09.00 WITA Tim segera berangkat menuju Lokasi. Jarak tempuh dari titik berangkat sampai ke titik di mana akan dimulainya pengumpulan data sekitar 37 Km yang dapat ditempuh selama 60 Menit, di mana tempat ini merupakan jalur kendaraan keluar dari Kota Praya menuju ke Kawasan Wisata Bagian Selatan.
Setelah sampai di titik di mana Tim mulai mengumpulkan data pada pukul 10.00 WITA (pemilihan titik ini didasari atas wilayah yang sudah dilewati oleh Map Master dalam mengumpulkan data sebelumnya pada saat Batch Challenge Tahun 2014 lalu), atas dasar pembagian tugas sebelumnya, di mana Map Master yang duduk di kursi kemudi sebagai Koordinator yang menunjukkan apakah Poi yang dilewati itu masuk ke dalam kategori. Sinar Kharisma PA duduk di kursi paling depan sebelah kiri yang bertugas untuk merecord data di sektor kiri dengan system Video yang nantinya akan di”capture” khusus untuk Poi saja. Begitu juga tugas untuk Orisela Aprilia bertugas merekam sektor Kanan, dengan duduk di Kursi tengah sebelah kanan. Sedangkan tugas untuk Rizky Istanto duduk di kursi belakang kiri, dan Dhinar Charisma Mentari duduk di kursi belakang kanan, berdua memiliki tugas mengambil Gambar/foto Poi yang ada di sector masing-masing. Sedangkan tugas untuk Lentera Jiwana AI adalah mencatat Poi yang dilewati sebagai pengingat dan penjelasan saat nanti akan menginput/merecord data ke mapcreator. Tugas merekam Video yang dilajukan Sinar dapat dilakukan juga secara bergantian oleh Rizky, karena Sinar juga ditugaskan untuk merecord Geometry yang dilewati menggunakan aplikasi Hike & Bike.
Sepanjang 5 Km jalan yang dilewati mulai dari Kota Praya sampai ke Persimpangan di kawasan Penujak yang mengarahkan kita apabila berbelok kie arah Barat menuju ke Lombok Barat, sedangkan apabila terus menuju selatan akan mengarahkan ke Pantai Selong Belanak, sedangkan bila menuju Timur akan mengarahkan kita ke arah Bandara dan pantai Ann. Sepanjang jalan itu sangat banyak ditemukan Poi serta beberapa Komplek Perumahan Warga, sehingga harus melaju dengan kecepatan rendah sekitar 10-20 km/jam, sehingga waktu yang dihabiskan pada aktifitas yang ini sekitar 20 menit. Informasi yang dapat diperoleh sepanjang 5 Km ini terdapat sedikit perbedaan antara data real pada saat itu dibandingkan dengan data yang sudah ter-input pada mapceator sebelumnya. Di mana kondisi terbaru bahwa jalur ini sudah dilebarkan dan dipecah menjadi 2 jalur yang dipisahkan oleh pembatas beton selebar 1 meter di antara kedua jalur itu, sehingga Poi dan PA yang ada si sepanjuang jalur ini sedikit bergeser mundur dari bahu jalan sebelumnya, di mana terjadi pemangkasan / pemotongan luas area Poi tersebut, bahkan ada beberapa Poi yang menghilang akibat terpangkas seluruhnya.
Jalur yang dituju setelah persimpangan adalah menuju ke arah Pujut, yang melewati Bandara Internasional Lomkbok. Jalur yang ditempuh ini sejauh 9 km. jalur ini lebih didominasi oleh area persawahan dan jarang terdapat bangunan, sehingga dapat ditempuh dengan kecepatan sedang yaitu sekitar 40-60 km/jam. Apabila menemukan Poi di sepanjang jalur yang ditempuh, maka tim akan menepi dan mengecek Poi tersebut, sehingga waktu yang digunakan untuk sampai ke persimpangan Pujut sekitar 10 menit. Sepanjang Jalan ini tidak terdapat perubahan data Poi karena kondisinya masih sama dengan kondisi yang sudah ter-input ke map creator.
Selanjutnya, tim menuju ke arah Kuta setelah berbelok kanan pada persimpangan Pujut. Sepanjang jalur ini sejauh 9 km banyak ditemukan Poi sampai dengan Bundaran Kuta, sehingga harus ditempuh dengan kecepatan rendah antara 10-20 km sehingga ditempuh selama 30 menit. Di jalur ini ada beberapa Poi baru sehingga ada penambahan pada Map creator, namun jumlahnya tidak banyak.
Dari Bundaran di Kawasan Kuta, Tim memilih untuk mengambil jalur Kanan, karena jalur ini lebih banyak terdapat Poi dibandingkan dengan jalur kiri, dan juga melewati kantor desa, Masjid Jami’ dan Puskesmas sehingga otomasis banyak terdapat Poi di sekitar kawasan tersebut. Sampai pada Simpang yang mengarahkan antara ke arah PAntai Aan dan ke Arah Pantai Mawun, dapat ditempuh sejauh 2 km dengan kecepatan rendah sehingga tim melewati jalur itu selama 15 menit. Kondisi Poi sampai pada Kantor Desa Kuta masih sama seperti kondisi sebelumnya, namun setelah melewati Kantor Desa Kuta, banyak sekali tambahan Poi yang muncul di kawasan ini, terutama Poi untuk kategori Other Accomodation dan Restaurant. Terlebih saat mengambil jalur setelah berbelok ke kiri menuju ke Arah Pantai kuta, banyak sekali Restaurat baru yang muncul dan beberapa Other Accomodation sepanjang 1 km.

Selanjutnya, tim menuju ke Arah Pantai Seger yang menempuh jarak 6 km dari pantai Kuta. Jalur yang dilewati merupakan jalan aspal dengan kualitas rendah dan banyak menemukan jalan berlubang, sehingga harus ditempuh dengan kecepatan rendah dan ekstra hati-hati sehingga untuk sampai ke pantai seger, tim menempuh waktu 20 menit. Kondisi Poi di jalur ini jumlahnya masih sedikit dan sudah ter-input di Map creator, masih didominasi oleh Ladang dan Semak.
Selanjutnya Tim bergerak sejauh 3 Km menuju Pantai Aan yang melewati jalan tanah bebatuan dengan kondisi rusak selama 15 menit dan tepat pukul 12.00 WITA tim tiba di Lokasi. Sepanjang jalur ini kita hanya menemukan padang rumput dan semak-semak. Kawasan ini memiliki panorama alam yang indah dan masih alami, hanya dikelola seadanya oleh Pemerintah Setempat dengan menempatkan petugas untuk berjaga-jaga di Posko sederhana yang bertugas menjaga keluar masuknya para wisatawan melalui Portal Bambu yang hanya bisa melewatinya dengan membayar tiket masuk dengan tariff Rp 10.000,-
Setelah menikmati bersantai dan bermain di pantai Aan, tim segera bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju Pantai Mawun dengan melewati jalur yang sudah dilewati saat menuju Pantai Aan melalui Kuta, dan setelah sampai kembali di Kuta, tim terus melanjutkan perjalanan menuju ke Pantai Mawun. Jalan yang ditempuh merupakan jalur hotmix yang sangat mulus, namun kondisi medannya yang berkelok-kelok dan turun-menanjak sejauh 8 Km selama 20 menit. Sepanjang jalan ini, ada beberapa Poi yang dijumpai dengan kategori Restaurat, Government Office, Restaurant, dan Medical Service. Namun jarak Poi yang satu dengan yang lain berjauh-jauhan dan dipisahkan oleh Perkebunan serta Lahan tidur yang ditumbuhi tanaman perdu. Poi tersebut sudah ter-input di Map Creator, dan hanya ada beberapa penambahan sedikit Poi. Setibanya tim pada pukul 13.30 WITA di Pos Penjagaan pantai Mawun yang dijaga oleh beberapa petugas penjagaan dari Kelompok Sadar Wisata SETIA JATI dengan portal dari pipa besi, wisatawan harus membayar tiket masuk dengan Tarif Rp 10.000,- Kawasan ini sudah dikelola dengan baik dengan penjagaan kebersihan pantai dan fasilitas umumnya seperti Toilet dan Tempat ibadah. Di Pantai inilah Tim beristirahat, Sholat, dan Makan Siang di bawah Pohon Besar yang sangat teduh, bersamaan dengan wisatawan lainnya.

Setelah 1 jam bersantai dan bermain di pantai Mawun, Tim melanjutklan perjalanan menuju tujuan akhir dari kegiatan kedua tersebut, yaitu ke Pantai Selong Belanak. Tim menempuh perjalanan sejauh 14 Km selama 30 menit yang melewati jalur dengan kondisi yang sama seperti jalur dari Pantai Kuta menuju Pantai Mawun, hanya saja jalurnya lebih jauh ntuk menuju Pantai Selong Belanak. Sepanjang jalan ini, ada beberapa Poi yang dijumpai dengan kategori Restaurat, Government Office, Restaurant, dan Medical Service. Namun jarak Poi yang satu dengan yang lain berjauh-jauhan dan dipisahkan oleh Perkebunan serta Lahan tidur yang ditumbuhi tanaman perdu. Poi tersebut sudah ter-input di Map Creator, dan hanya ada beberapa penambahan sedikit Poi. Tim tiba di Lokasi ini tepat pukul 15.00 WITA, dan kondisi saat itu sedang dalam tahap pembangunan jalan dan gerbang masuknya, sehingga banyak ditemukan material bangunan di sepanjang jalur masuk ke Pantai Selong Belanak. Wisatawan di sini didominasi oleh Wisatawan asing yang sedang menikmati teriknya matahari dengan berjemur di Pasir pantai, serta yang menikmati deburan ombak dengan menggunakan papan selancarnya.

Karena seluruh Tim sudah merasa lelah, sehingga tim hanya sebentar berada di pantai Selong Belanak dan langsung bertolak menuju Selong melewati Desa Mangkung – Kateng, Praya Barat dan tembus kembali ke Jalur Persimpangan awal sejauh 20 Km selama 35 menit. Sambil melewati jalan itu, tim juga mengecek Poi yang dilewati sepanjang jalan tersebut, apakah sudah masuk di map creator atau belum masuk karena baru dibangun.

COLLECTING GEOMETRY, POI, & PA IN THE TORISM SPOT : PINK BEACH

POI, PA, GEOMETRY IN TANJUNG RINGGIT-EAST LOMBOK
Aktifitas Map Master Local Chapter Activity Lombok kali ini diawali dengan kegiatan mengumpulkan Poi, PA, dan Geometry di Kawasan Wisata Tanjung Tinggit-Kaliantan yang telah dijadwalkan pada tanggal 10 Mei 2015 saat Briefing awal 3 Mei 2015 yang lalu.
I.    PERSIAPAN

Tim sedang Briefing singkat sebelum melaksanakan kegiatan
Masing-masing Anggota Tim mempersiapkan kebutuhan sesuai dengan tugas yang sudah ditentukan masing-masing, seperti Map Master yang bertugas mengkoordinir masing-masing anggotanya sesuai tugas dan mengkaji ulang rencana sebelumnya.
Untuk Bendahara, mengatur pendanaan dan pengeluaran sesuai kebutuhan, seperti berkooridinasi dengan Seksi Perlengkapan untuk mengatur kendaraan (Rent Car) beserta estimasi BBMnya. Juga berkoordinasi dengan Seksi Konsumsi untuk keperluan pembayaran dan pemesanan Makanan serta snack selama perjalanan. Tidak lupa juga berkoordinasi dengan Seksi Dokumentasi yang sekiranya membutuhkan pembelian baterai Kamera atau terkait dengan dokumentasi lainnya.
Seksi Perlengkapan mempersiapkan Kendaraan yang digunakan, berkoordinasi 2 hari sebelumya dengan CV. Maju Lestari untuk penyewaan Kendaraan jenis Minibus Toyota Kijang Innova dengan biaya sewa terlampir. Berkoordinasi 1 hari sebelumnya dengan Seksi Dokumentasi untuk perlengkapan Kamera, juga berkoordinasi dengan seluruh anggota untuk kesiapan peralatan seperti Handphone/Smartphone yang harus selalu dalam keadaan fullpower (Indikator baterai full dan Ketersediaan Memory). Tidak lupa juga mengingatkan seluruh anggota untuk membawa file dokumen yang sudah dibagikan oleh Map Master pada Briefing awal.

Seksi Konsumsi mempersiapkan segala yang berkaitan dengan kenyamanan Tim dalam beraktifitas yang khususnya dalam hal konsumsi. Menunjuk Rumah Makan Rizky Tanjung sebagai tempat untuk sarapan awal serta tempat untuk pemesanan Makanan yang akan dibawa ke Lokasi, sebagai inisiatif karena di Lokasi sulit ditemukan tempat Makan. Dan juga mempersiapkan cemilan selama perjalanan.
Sekretaris berkoordinasi dengan seluruh anggota Tim dan mencatat segala persiapankan yang direncanaan oleh masing-masing anggota, untuk kemudian sebagai dokumen persiapan apabila dibutuhkan untuk melaporkannya kepada Map Master atau Anggota yang lainnya bila dibutuhkan. Dan juga mempersiapkan catatan untuk menulis segala hal yang ditemukan dan yang dilakukan selama aktifitas.
II.   PELAKSANAAN
Kegiatan ini diawali dengan pengambilan Kendaraan di tempat sewa, yang diambil oleh Map Master, karena dari tim ini hanya Map Master yang bisa mengendarai kendaraan roda 4. Map Master diantar oleh Seksi Perlengkapan menggunakan Sepeda Motor. Di waktu yang bersamaan, anggota yang lain berkumpul di Rumah Sinar Kharisma (Bendahara) sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
Setelah kendaraan diambil di tempat sewa, Map Master menuju tempat berkumpul untuk melakukan brieing singkat atas pengecekan persiapan Tim yang sebelumnya mengisi BBM dahulu di Pertamina Pancor. Setelah itu, Tim bergegas menuju ke Rumah Makan Rizky Tanjung untuk Sarapan pagi sebagai persiapan tenaga untuk menjalankan aktifitas. Sembari Sarapan pagi, Seksi Konsumsi juga memesan untuk membungkus makanan sebagai persiapan untuk makan siang di Lokasi, atas dasar alasan karena dilokasi sulit untuk mencari tempat makan.
Setelah tenaga mulai terisi, dan persiapan dianggap sudah matang, tepat pukul 09.00 WITA Tim segera berangkat menuju Lokasi. Jarak tempuh dari titik berangkat sampai ke titik di mana akan dimulainya pengumpulan data sekitar 23,5 Km yang dapat ditempuh selama 45 Menit, dan sangat akurat jika dibandingkan dengan pehitungan dari HERE Drive di mana saat itu Cuaca sangat serah.
Setelah sampai di titik di mana Tim mulai mengumpulkan data pada pukul 09.45 WITA (pemilihan titik ini didasari atas wilayah yang sudah dilewati oleh Map Master dalam mengumpulkan data sebelumnya pada saat Batch Challenge Tahun 2014 lalu), atas dasar pembagian tugas sebelumnya, di mana Map Master yang duduk di kursi kemudi sebagai Koordinator yang menunjukkan apakah Poi yang dilewati itu masuk ke dalam kategori. Sinar Kharisma PA duduk di kursi paling depan sebelah kiri yang bertugas untuk merecord data di sektor kiri dengan system Video yang nantinya akan di”capture” khusus untuk Poi saja. Begitu juga tugas untuk Orisela Aprilia bertugas merekam sektor Kanan, dengan duduk di Kursi tengah sebelah kanan. Sedangkan tugas untuk Rizky Istanto duduk di kursi belakang kiri, dan Dhinar Charisma Mentari duduk di kursi belakang kanan, berdua memiliki tugas mengambil Gambar/foto Poi yang ada di sector masing-masing. Sedangkan tugas untuk Lentera Jiwana AI adalah mencatat Poi yang dilewati sebagai pengingat dan penjelasan saat nanti akan menginput/merecord data ke mapcreator. Tugas merekam Video yang dilajukan Sinar dapat dilakukan juga secara bergantian oleh Rizky, karena Sinar juga ditugasnkan untuk merecord Geometry yang dilewati menggunakan aplikasi Hike & Bike.

Kegiatan Pembagian Tugas
Kecepatan Kendaraan yang digunakan saat pengumpulan data dengan cara yang sudah dijelaskan oleh Map Master di atas yaitu 10-20km/jam. Jarak tempuh sampai ke Ujung pertama di Pantai Kaliantan sebelum belok haluan kea rah Tanjung Ringgit sejauh 16 Km. untuk sampai ke Kaliantan sambil melakukan kegiatan berjalan dibutuhkan waktu sekitar 1 jam, sehingga tiba di Kaliantan tepat pada pukul 10.45 WITA. Tim langsung turun ke Pantai karena tidak sabar untuk menikmati keindahan Pantainya yang memiliki Pasir yang sangat putih bersih dan lembut, dengan deburan ombak yang menghasilkan buih putih dari air pantai yang terhampar biru. Namun Tim tidak bisa berlama-lama, dikarenakan cuaca yang sangat cerah dan terik, sehingga tim hanya bisa menikmati Pantai Kaliantan selama 15 menit dan tidak lupa untuk berfoto-foto.

Jalan Menuju Tanjung Tinggit, Tanjung Beloam, dan Pantai Pink

Pantai Kaliantan, Jerowaru
Tepat pada pukul 11.00 WITA, tim bertolak ke arah pantai Cemara. Sebelumnya, jalur untuk menuju ke Pantai Cemara ini sudah dilewati saat menuju ke kaliantan, namun dengan pertimbangan jalan untuk masuk ke Pantai Cemara masih berjarak 100 meter dari jalan utama, makan Tim menuju ke Pantai Kaliantan Terlebih dahulu. Begitu juga dengan jalur ke arah Tanjung Ringgit, Tanjung Beloam, dan Pantai Pink yang juga sudah dilewati, namun dengan dasar bahwa menuju ke Lokasi tersebut masih harus menempuh 14 Km lagi. Di pantai Cemara ini pemandangannya sangat indah, tidak beda jauh dengan Pantai Kaliantan, karena masih satu garis pantai dengan Pantai Kaliantan, sehingga airnya sangat biru jernih dan pasirnya putih bersih dan lembut. Di pantai cemara ini lebih teduh, karena 10 meter dari bibir pantai terdapat banyak pohon cemara yang sangat tinggi. Dan tepat 5 meter dari bibir pantai terdapat “berugak”, berbentuk seperti bale-bale yang tidak berdinding, tinggi alasnya 50 cm dari pasir, dan terbuat dari bamboo dengan beratapkan ilalang. “Berugak” di Pantai Cemara berjumlah 5 buah. Dan baiknya, pantai ini terdapat sekitar 3 orang penjaga, sehingga ada yang menjamin kebersihan pantai, terawatnya Berugak, dan terjaga kebersihan Toilet yang tersedia di kawasan Pantai Cemara itu, dengan biaya dibebankan sekaligus di dalam tiket masuknya yaitu Rp 5.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 10.000,- untuk kendaraan roda 4. Tim tidak berlama-lama di Pantai Cemara, karena jam pada saat itu menunjukkan tepat pukul 11.30 WITA, sehingga Tim harus langsung bertolak ke Jalur yang menuju ke tujuan selanjutnya, yaitu menuju ke Tanjung Beloam, Tanjung Tinggit, dan pantai Pink.

Pantai Cemare
Jalur untuk menuju ke Tanjung Ringgit melewati beragam jenis jalanan, mulai dari jalur hotmix yang mulus, aspal pengerasan, sampai ke jalan yang berbatuan.Selama perjalanan sejauh 3 km, kita masih bisa menikmati jalan mulus hotmix. Namun setelah itu, kita harus melewati aspal pengerasan sejauh 10  km yang lumayan berkerikil dan bergelombang, dan sisanya sejauh 1 km ditempuh dengan jalan berbatuan untuk sampai di Tanjung Ringgit yang dimulai dari Portal Menuju Pantai Pink. Tanjung Ringgit merupakan tujuan yang paling ujung, yang ditempuh selama 45 menit jika dihitung mulai dari Persimpangan Jalan saat masuk ke Kawasan Sekaroh. Dengan jarak itu, bisa dikatakan lama karena jalur yang ditempuh yang tidak baik yang menyebabkan kendaraan hanya bisa memacu kecepatnnya sampai 30km/jam.
Dalam perjalanan Menuju Tanjung Tinggit, daerah wisata yang kita temui pertama kali adalah Tanjung Beloam setelah menempuh jarak 11 km dari jalan utama Pemongkong. Namun sayang, Tanjung Beloam yang dulunya merupakan Pantai bebas untuk public, sekarang sudah menjadi daerah penginapan dengan tema Botcamp yang dikelola oleh Investor Swedia, di mana untuk masuk ke kawasan ini harus menjadi tamu Penginapan yang mengharusnya untuk merogoh kocek dalam-dalam sedalam $ 430 USD untuk satu malamnya dengan segala fasilitas yang ada di dalamnya.

Pantai Tanjung Beloam

Setelah melanjutkan perjalanan sejauh 1,6 km, kita menemui jalur untuk menuju pantai Pink yang hanya tinggal belok haluan ke kiri saja yang melewati jalan rabat beton menurun sejauh 50 meter. Namun Tim lebih memilih untuk lanjut terlebih dahulu menuju Tanjung Ringgit sebagai ujung dari jalan tersebut yang hanya dengan melanjutkan perjalanan sejauh 1 km yang melewati jalan berbatuan yang bisa dikategorikan sebagai jalan rusak berat. Tanjung Ringgit ini merupakan kawasan Wisata Pantai, hanya saja kita tidak bisa menikmati Pantainya secara langsung, hanya bisa memandangnya saja, karena Tanjung Ringgit ini merupakan tebing dengan ketinggian sekitar 200 meter dari permukaan laut. Tapi pemandangannya sangat indah, da nada peninggalan Meriam Jepang dan juga Gua jepang.Sama halnya dengan Pantai Kaiantan, berhubung di Tanjung Ringgit pada saat itu sangat Panas, maka Tim tidak bisa berlama-lama dan segera bertolak ke Pantai Pink.

Tanjung Ringgit
Setiba di Pantai Pink, Tim langsung mencari lokasi yang teduh untuk memarkir kendaraan, dan juga tempat untuk tim beristirahat dan menikmati keindahan Pantai Pink ini. Ternyata di Pantai ini sudah mulai diramaikan oleh pengunjung. Kebersihan dan keindahan Pantai ini tetap terjaga, karena sudah ada masyarakat local yang sadar untuk mengelola pantai ini secara sederhana, dengan membuat pos penjagaan dengan portal yang terbuat dari bamboo.Dengan tiket masuk untuk 1 kendaraan roda dua dibebani dengan biaya Rp 5.000,- dan untuk roda 4 Rp. 10.000,- sudah cukup untuk membiayai kebersihannya. Di sinilah Tim bisa beristirahat, bermain, dan Santap siang dengan bekal yang didibawa dari Kota asal.Di sini kita bisa bermain pasir di pantai, melakukan snorkeling, atau bisa juga menyewa perahu yang ada di sekitar Pantai untuk menikmati segala bentuk wisata alam yang ada di sekitar kawasan Pantai Pink tersebut.Sekitar 1 Jam Tim beristirahat dan bermain, saat waktu tepat pada pukul 15.00 WITA maka TIM bersiap untuk kembali pulang ke Kota Asal.

Pantai Pink

HERE COMMUNITY REGIONAL LOMBOK


a.            HERE MAPS
HERE adalah perusahaan di bawah Nokia yang bekerja di bidang peta digital global (GPS) khususnya untuk layanan navigasi dan layanan berbasis lokasi. Navigasi mempermudah dalam  panduan arah dari lokasi awal ke lokasi yang dituju. Sedangkan layanan berbasis lokasi mempermudah dalam penunjukan lokasi penting seperti fasilitas umum, pemerintahan, dan nomer rumah. HERE bekerja dengan mengumpulkan informasi publik seperti jalan umum, lokasi-lokasi penting (POI) dan nomer rumah untuk meningkatkan kemampuan pengemudi dan pejalan kaki dalam bernavigasi dilingkungan anda. Untuk mempermudah penggunanya, HERE memberikan akses untuk berbagai perangkat yang terhubung – mulai dari smartphones, tablet, baik itu yang berbasis windows phone, android, dan iOS, hingga perangkat wearable dan kendaraan. HERE dapat dijalankan tanpa pembebanan data internet (offline), hanya menggunakan sinyal GPS sehingga lebih meminimalkan biaya dan daya.
b.             HERE MAPS COMMUNITY INDONESIA

HERE menyambut baik masyarakat yang berminat untuk memberikan informasi tambahan kedalam HERE Maps, hanya dengan mendaftar di www.here.com/mapcreator dan bergabung dengan HERE untuk membangun peta yang paling akurat di lingkungan masyarakat, karena masyarakat di lingkungan itulah yang lebih memahami dan mengetahui lingkungan sekitarnya. Sehingga HERE membentuk HERE Maps Community Indonesia dengan memulai aktivitasnya di awal tahun 2014.
c.             MANFAAT BERGABUNG DENGAN HERE COMMUNITY
Banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan bergabung di HERE Community, seperti :
1.    Mendapatkan akses ke www.here.com/mapcreator untuk berkontribusi pada HERE Maps dengan menambahkan informasi jalan umum, Lokasi Penting, dan penomeran rumah
2.    Berkesempatan untuk mengikuti Challenge yang diadakan oleh HERE Maps untuk anggota komunitasnya.
3.    Berkesempatan untuk mendapatkan Special Reward, Thankyou Give, dan Merchandise atas Challenge yang diikuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
d.             KEGIATAN YANG PERNAH DILAKSANAKAN HERE COMMUNITY
Banyak kegiatan seru yang pernah dilaksanakan oleh HERE Community, diantaranya :
1.    Batch Challenge

Anggota community diberikan kesempatan untuk mengumpulkan dan menambahkan informasi public berupa jalan umum, Lokasi Penting, dan Penomeran Rumah dengan perhitungan Poin sebagai ukuran untuk menentukan Batch yang diperoleh, sehingga dengan perolehan Batch tersebut digunakan untuk penentuan peringkat atas kontribusi yang ditambahkan ke dalam HERE Maps. Sehingga berdasarkan peringkat tersebut, community berhak untuk mendapatkan Mechandise menarik berdasatkan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini berlangsung setiap bulan dimulai pada bulan Februari 2014 sampai dengan bulan September 2014.

2.    Gathering dan Giving Award Ceremony

Setelah Batch Challenge berjalan selama 4 Bulan (Februari – Mei 2014), HERE mengadakan Gathering Community Indonesia yang berlokasi di Jakarta, di mana rangkaian kegiatannya dimulai dengan opening Keynote, Introduction of HERE Maps, penunjukan Super User yang merupakan Anggota Kommunity Terbaik berdasarkan Kontribusi dan Keaktifannya, dan Giving Award Ceremony untuk Super User yang diberi julukan sebagai Map Master, dan juga kepada Pihak yang turut membantu dan mendukung aktifitas Kommunity seperti kepada Nokianesia, IDWindowsphone, dan Microsoft Mobile Indonesia.
3.    Flash Mob

Setelah Batch Challenge berakhir pada bulan September 2014, dengan maksud untuk meningkatkan detail dan akurasi atas kontribusi yang ditambahkan, diimbangi dengan pemerataan Thankyou Give dan Special Reward yang tak terbatas dalam bentuk voucher belanja SODEXO kepada seluruh anggota Kommunity tanpa menggunakan peringkat, sehingga HERE mengadakan Challenge baru yang bertema Flash Mob. Flash Mob ini dilaksanakan selama 4 bulan dengan variasi kegiatan di setiap bulannya, mulai dari :
a.    Bulan Oktober :Flash Mob Here City Invasion, yaitu mengumpulkan informasi public yang dibatasi dan ditentukan hanya dengan mengumpulkan informasi lokasi penting tertentu, dan membuat laporan kegiatannya dengan mengisi Exel Sheet dan melampirkan Foto-foto dari Lokasi Penting yang dikumpulkan, lalu menambahkannya ke www.here.com/mapcreator.

b.    November : Flash Mob Here House Hunter season 1, yaitu mengumpulkan informasi public yang dibatasi dan ditentukan hanya dengan mengumpulkan informasi penomeran rumah dan penamaan jalan umum, dan membuat laporan kegiatannya dengan mengisi Exel Sheet dan melampirkan Foto-foto dari Lokasi Penting yang dikumpulkan, lalu menambahkannya ke www.here.com/mapcreator.

c.    Desember : Flash Mob Here House Hunter season 2, Kegiatan yang sama seperti Here House Hunter Season 1, karena dianggap waktu pelaksanaannya yang tidak cukup untuk 1 bulan saja, sehingga dilanjutkan ke bulan berikutnya untuk pelaksanaan Season 2 nya.

d.    Maret : Flash Mob Here City Invasion season 2, sempat vacum pada awal tahun 2015 di bulan Januari dan Februari dikarenakan ada kesibukan dari HERE Team di Jakarta, maka kegiatan Flash Mob dilanjutkan pada bulan Maret 2015, dengan pelaksanaan yang sama seperti pada season 1, dengan penambahan beberapa kategori Lokasi Penting.

4.    Regional Activity

Memasuki bulan April 2015, HERE mengirimkan email yang sebelumnya dikonfirmasi via Telepon untuk Map Master, yang berisikan bahwa Map Master diberikan kesempatan untuk mengadakan dan mengelola Aktifitas di tempanya masing-masing, yang dijadikan sebagai Lokasi Regional bagi setiap Map Master. Map Master di masing-masing Regional diberikan kesempatan untuk mengajukan draft kegiatan yang dapat dilaksanakan bersama-sama dengan anggota Komunitas di Regionalnya. Segala bentuk pendanaan yang ada atas kegiatan yang diajukan oleh Map Master ditanggung oleh HERE.
Khususnya bagi Map Master Regional Lombok, telah mengajukan tiga aktifitas dimana ketiga kegiatan yang diajukan mendapat respon positif dari HERE dan menyetujui ketiga kegiatan itu, yaitu :
a.    Collecting Geometry, Poi, & PA in the Tourism Spot Lombok : Pantai Pink, Pantai Kaliantan, Tanjung Ringgit
b.    Collecting Geometry, Poi, & PA in the Tourism Spot Lombok : Pantai Kuta, pantai Aan, Pantai mawung, dan Pantai Selong Belanak
c.    Collecting Geometry, Poi, & PA in the Tourism Spot Lombok : Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan.

Memasuki Bulan Ramadhan, HERE memberikan kesempatan lagi bagi Map Master untuk melaksanakan kegiatan Ngabubutit Seru, yang merupakan kegiatan dikhususkan bagi Anggota Community, baik yang sudah lama bergabung dan untuk anggota yang baru bergabung di Community.

Kegiatan ini lebih mirip seperti Batch Challenge, berupa pengumpulan informasi Jalan Umum, Lokasi Penting, dan Nomer Rumah. Namun waktu pelaksanaan dibatasi selama 1 minggu saja, sambil mengisi kegiatan Ngabuburit. Namun sebelum pelaksanaan pengumpulan informasi, kegiatan ini diawali dengan :
1.    Undangan dan Registrasi :
a.    Mengundang community member untuk bergabung di acara Coaching Clinic, Mini Challenge, dan Buka Puasa Bersama
b.    Registrasi peserta ke HERE Facebook Group dan HERE Map Creator
2.    Coaching Clinic :
a.    Sharing bagaimana melakukan digitasi jalan, nomer rumah dan POI yang benar kedalam map creator dan
b.    Sharing bagaimana mengumpulkan data dilapangan dengan mobile application
3.    Survey Bareng :
a.    Survey bareng dengan Map Master disekitar wilayah tempat tinggal. Acara dimulai pukul 14.30-17.00
b.    Survey dipecah menjadi beberapa tim kecil
4.    Mini Challenge :
Mini Challenge untuk menambahkan POI, Nomer Rumah, dan Jaringan Jalan di wilayah Indonesia Buka Puasa Bersama
5.    Buka Puasa Bersama :
a.    Coding bareng untuk hasil survey bareng
b.    Pengumuman contributor terbanyak
c.    Pembagian special reward
d.    Pengenalan HERE Expert Community Forum
e.    Pembuatan group Whatssapp regional chapter