POI, PA,
GEOMETRY IN TANJUNG RINGGIT-EAST LOMBOK
Aktifitas
Map Master Local Chapter Activity Lombok kali ini diawali
dengan kegiatan mengumpulkan Poi, PA, dan Geometry di Kawasan Wisata Tanjung
Tinggit-Kaliantan yang telah dijadwalkan pada tanggal 10 Mei 2015 saat
Briefing awal 3 Mei 2015 yang lalu.
Tim sedang Briefing
singkat sebelum melaksanakan kegiatan
Masing-masing
Anggota Tim mempersiapkan kebutuhan sesuai dengan tugas yang sudah ditentukan
masing-masing, seperti Map Master yang
bertugas mengkoordinir masing-masing anggotanya sesuai tugas dan mengkaji ulang
rencana sebelumnya.
Untuk
Bendahara, mengatur pendanaan dan
pengeluaran sesuai kebutuhan, seperti berkooridinasi dengan Seksi Perlengkapan untuk mengatur
kendaraan (Rent Car) beserta estimasi BBMnya. Juga berkoordinasi dengan Seksi Konsumsi untuk keperluan
pembayaran dan pemesanan Makanan serta snack selama perjalanan. Tidak lupa juga
berkoordinasi dengan Seksi Dokumentasi
yang sekiranya membutuhkan pembelian baterai Kamera atau terkait dengan
dokumentasi lainnya.
Seksi Perlengkapan
mempersiapkan Kendaraan yang digunakan, berkoordinasi 2 hari sebelumya dengan
CV. Maju Lestari untuk penyewaan Kendaraan jenis Minibus Toyota Kijang Innova
dengan biaya sewa terlampir. Berkoordinasi 1 hari sebelumnya dengan Seksi Dokumentasi untuk perlengkapan
Kamera, juga berkoordinasi dengan seluruh anggota untuk kesiapan peralatan
seperti Handphone/Smartphone yang harus selalu dalam keadaan fullpower
(Indikator baterai full dan Ketersediaan Memory). Tidak lupa juga mengingatkan
seluruh anggota untuk membawa file dokumen yang sudah dibagikan oleh Map Master
pada Briefing awal.
Seksi Konsumsi
mempersiapkan segala yang berkaitan dengan kenyamanan Tim dalam beraktifitas
yang khususnya dalam hal konsumsi. Menunjuk Rumah Makan Rizky Tanjung
sebagai tempat untuk sarapan awal serta tempat untuk pemesanan Makanan yang
akan dibawa ke Lokasi, sebagai inisiatif karena di Lokasi sulit ditemukan
tempat Makan. Dan juga mempersiapkan cemilan selama perjalanan.
Sekretaris
berkoordinasi dengan seluruh anggota Tim dan mencatat segala persiapankan yang
direncanaan oleh masing-masing anggota, untuk kemudian sebagai dokumen
persiapan apabila dibutuhkan untuk melaporkannya kepada Map Master atau Anggota
yang lainnya bila dibutuhkan. Dan juga mempersiapkan catatan untuk menulis
segala hal yang ditemukan dan yang dilakukan selama aktifitas.
II.
PELAKSANAAN
Kegiatan
ini diawali dengan pengambilan Kendaraan di tempat sewa, yang diambil oleh Map
Master, karena dari tim ini hanya Map Master yang bisa mengendarai kendaraan
roda 4. Map Master diantar oleh Seksi Perlengkapan menggunakan Sepeda Motor. Di
waktu yang bersamaan, anggota yang lain berkumpul di Rumah Sinar Kharisma (Bendahara) sesuai dengan jadwal yang sudah
ditentukan.
Setelah
kendaraan diambil di tempat sewa, Map Master menuju tempat berkumpul untuk
melakukan brieing singkat atas pengecekan persiapan Tim yang sebelumnya mengisi
BBM dahulu di Pertamina Pancor. Setelah itu, Tim bergegas menuju ke Rumah Makan
Rizky Tanjung untuk Sarapan pagi sebagai persiapan tenaga untuk menjalankan
aktifitas. Sembari Sarapan pagi, Seksi Konsumsi juga memesan untuk membungkus
makanan sebagai persiapan untuk makan siang di Lokasi, atas dasar alasan karena
dilokasi sulit untuk mencari tempat makan.
Setelah
tenaga mulai terisi, dan persiapan dianggap sudah matang, tepat pukul 09.00
WITA Tim segera berangkat menuju Lokasi. Jarak tempuh dari titik berangkat
sampai ke titik di mana akan dimulainya pengumpulan data sekitar 23,5 Km yang dapat ditempuh selama 45 Menit, dan sangat akurat jika
dibandingkan dengan pehitungan dari HERE Drive di mana saat
itu Cuaca sangat serah.
Setelah
sampai di titik di mana Tim mulai mengumpulkan data pada pukul 09.45 WITA (pemilihan titik ini didasari
atas wilayah yang sudah dilewati oleh Map Master dalam mengumpulkan data
sebelumnya pada saat Batch Challenge Tahun 2014 lalu), atas dasar pembagian
tugas sebelumnya, di mana Map Master yang duduk di kursi kemudi sebagai Koordinator
yang menunjukkan apakah Poi yang dilewati itu masuk ke dalam kategori. Sinar Kharisma PA duduk di kursi paling
depan sebelah kiri yang bertugas untuk merecord data di sektor kiri dengan
system Video yang nantinya akan di”capture” khusus untuk Poi saja. Begitu juga
tugas untuk Orisela Aprilia bertugas
merekam sektor Kanan, dengan duduk di Kursi tengah sebelah kanan. Sedangkan
tugas untuk Rizky Istanto duduk di
kursi belakang kiri, dan Dhinar Charisma
Mentari duduk di kursi belakang kanan, berdua memiliki tugas mengambil
Gambar/foto Poi yang ada di sector masing-masing. Sedangkan tugas untuk Lentera Jiwana AI adalah mencatat Poi
yang dilewati sebagai pengingat dan penjelasan saat nanti akan
menginput/merecord data ke mapcreator. Tugas merekam Video yang dilajukan Sinar
dapat dilakukan juga secara bergantian oleh Rizky, karena Sinar juga
ditugasnkan untuk merecord Geometry yang dilewati menggunakan aplikasi Hike & Bike.
Kegiatan Pembagian Tugas
Kecepatan Kendaraan yang
digunakan saat pengumpulan data dengan cara yang sudah dijelaskan oleh Map
Master di atas yaitu 10-20km/jam.
Jarak tempuh sampai ke Ujung pertama di Pantai
Kaliantan sebelum belok haluan kea rah Tanjung Ringgit sejauh 16 Km. untuk sampai ke Kaliantan sambil
melakukan kegiatan berjalan dibutuhkan waktu sekitar 1 jam, sehingga tiba di
Kaliantan tepat pada pukul 10.45 WITA.
Tim langsung turun ke Pantai karena tidak sabar untuk menikmati keindahan
Pantainya yang memiliki Pasir yang sangat putih bersih dan lembut, dengan
deburan ombak yang menghasilkan buih putih dari air pantai yang terhampar biru.
Namun Tim tidak bisa berlama-lama, dikarenakan cuaca yang sangat cerah dan
terik, sehingga tim hanya bisa menikmati Pantai Kaliantan selama 15 menit dan tidak lupa untuk
berfoto-foto.
Pantai Kaliantan, Jerowaru
Tepat pada pukul 11.00 WITA, tim bertolak ke arah pantai Cemara. Sebelumnya, jalur untuk
menuju ke Pantai Cemara ini sudah dilewati saat menuju ke kaliantan, namun
dengan pertimbangan jalan untuk masuk ke Pantai Cemara masih berjarak 100 meter dari jalan utama, makan Tim
menuju ke Pantai Kaliantan Terlebih dahulu. Begitu juga dengan jalur ke arah
Tanjung Ringgit, Tanjung Beloam, dan Pantai Pink yang juga sudah dilewati,
namun dengan dasar bahwa menuju ke Lokasi tersebut masih harus menempuh 14 Km lagi. Di pantai Cemara ini
pemandangannya sangat indah, tidak beda jauh dengan Pantai Kaliantan, karena
masih satu garis pantai dengan Pantai Kaliantan, sehingga airnya sangat biru
jernih dan pasirnya putih bersih dan lembut. Di pantai cemara ini lebih teduh,
karena 10 meter dari bibir pantai
terdapat banyak pohon cemara yang sangat tinggi. Dan tepat 5 meter dari bibir pantai terdapat “berugak”, berbentuk seperti bale-bale yang tidak berdinding,
tinggi alasnya 50 cm dari pasir, dan terbuat dari bamboo dengan beratapkan
ilalang. “Berugak” di Pantai Cemara berjumlah 5 buah. Dan baiknya, pantai ini
terdapat sekitar 3 orang penjaga, sehingga ada yang menjamin kebersihan pantai,
terawatnya Berugak, dan terjaga kebersihan Toilet yang tersedia di kawasan
Pantai Cemara itu, dengan biaya dibebankan sekaligus di dalam tiket masuknya
yaitu Rp 5.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 10.000,- untuk kendaraan roda 4.
Tim tidak berlama-lama di Pantai Cemara, karena jam pada saat itu menunjukkan
tepat pukul 11.30 WITA, sehingga Tim harus langsung bertolak ke Jalur yang
menuju ke tujuan selanjutnya, yaitu menuju ke Tanjung Beloam, Tanjung Tinggit,
dan pantai Pink.
Pantai Cemare
Jalur
untuk menuju ke Tanjung Ringgit melewati beragam jenis jalanan, mulai dari
jalur hotmix yang mulus, aspal pengerasan, sampai ke jalan yang
berbatuan.Selama perjalanan sejauh 3 km,
kita masih bisa menikmati jalan mulus hotmix. Namun setelah itu, kita harus
melewati aspal pengerasan sejauh 10 km yang lumayan berkerikil dan
bergelombang, dan sisanya sejauh 1 km
ditempuh dengan jalan berbatuan untuk sampai di Tanjung Ringgit yang dimulai
dari Portal Menuju Pantai Pink. Tanjung Ringgit merupakan tujuan yang paling
ujung, yang ditempuh selama 45 menit jika
dihitung mulai dari Persimpangan Jalan saat masuk ke Kawasan Sekaroh. Dengan
jarak itu, bisa dikatakan lama karena jalur yang ditempuh yang tidak baik yang
menyebabkan kendaraan hanya bisa memacu kecepatnnya sampai 30km/jam.
Dalam perjalanan Menuju
Tanjung Tinggit, daerah wisata yang kita temui pertama kali adalah Tanjung
Beloam setelah menempuh jarak 11 km
dari jalan utama Pemongkong. Namun sayang, Tanjung Beloam yang dulunya
merupakan Pantai bebas untuk public, sekarang sudah menjadi daerah penginapan
dengan tema Botcamp yang dikelola oleh Investor Swedia, di mana untuk masuk ke
kawasan ini harus menjadi tamu Penginapan yang mengharusnya untuk merogoh kocek
dalam-dalam sedalam $ 430 USD untuk satu malamnya dengan segala fasilitas yang
ada di dalamnya.
Pantai Tanjung Beloam
Setelah
melanjutkan perjalanan sejauh 1,6 km,
kita menemui jalur untuk menuju pantai Pink yang hanya tinggal belok haluan ke
kiri saja yang melewati jalan rabat beton menurun sejauh 50 meter. Namun Tim lebih memilih untuk lanjut terlebih dahulu
menuju Tanjung Ringgit sebagai ujung
dari jalan tersebut yang hanya dengan melanjutkan perjalanan sejauh 1 km yang melewati jalan berbatuan yang
bisa dikategorikan sebagai jalan rusak berat. Tanjung Ringgit ini merupakan
kawasan Wisata Pantai, hanya saja kita tidak bisa menikmati Pantainya secara
langsung, hanya bisa memandangnya saja, karena Tanjung Ringgit ini merupakan
tebing dengan ketinggian sekitar 200 meter dari permukaan laut. Tapi
pemandangannya sangat indah, da nada peninggalan Meriam Jepang dan juga Gua
jepang.Sama halnya dengan Pantai Kaiantan, berhubung di Tanjung Ringgit pada
saat itu sangat Panas, maka Tim tidak bisa berlama-lama dan segera bertolak ke
Pantai Pink.
Tanjung Ringgit
Setiba
di Pantai Pink, Tim langsung mencari lokasi yang teduh untuk memarkir
kendaraan, dan juga tempat untuk tim beristirahat dan menikmati keindahan
Pantai Pink ini. Ternyata di Pantai ini sudah mulai diramaikan oleh pengunjung.
Kebersihan dan keindahan Pantai ini tetap terjaga, karena sudah ada masyarakat local
yang sadar untuk mengelola pantai ini secara sederhana, dengan membuat pos
penjagaan dengan portal yang terbuat dari bamboo.Dengan tiket masuk untuk 1
kendaraan roda dua dibebani dengan biaya Rp 5.000,- dan untuk roda 4 Rp.
10.000,- sudah cukup untuk membiayai kebersihannya. Di sinilah Tim bisa
beristirahat, bermain, dan Santap siang dengan bekal yang didibawa dari Kota
asal.Di sini kita bisa bermain pasir di pantai, melakukan snorkeling, atau bisa
juga menyewa perahu yang ada di sekitar Pantai untuk menikmati segala bentuk
wisata alam yang ada di sekitar kawasan Pantai Pink tersebut.Sekitar 1 Jam Tim
beristirahat dan bermain, saat waktu tepat pada pukul 15.00 WITA maka TIM bersiap untuk kembali pulang ke Kota Asal.
Pantai Pink








Tidak ada komentar:
Posting Komentar