Jumat, 19 Juni 2015

COLLECTING POI, PA, GEOMETRY IN AAN BEACH, KUTA, MAWUN, & SELONG BELANAK

I.  PENDAHULUAN

Kegiatan HERE Local Activity yang berlokasi di Lombok pada kegiatan kedua kali ini lebih kepada pengeditan atau pengecekan atas Poi, Road, dan PA di sekitar kawasan Wisata Lombok Bagian Selatan. Kawasan yang menjadi tujuan kegiatan kedua ini dimulai dari garis Pantai kawasan Wisata Pantai Aan, setelah itu berlanjut ke Pantai Seger, Pantai Kuta, Pantai Mawun, dan berakhir di Garis Pantai Selong Belanak. Semua Kawasan yang menjadi lokasi tujuan kegiatan kedua ini masuk pada Wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Jumlah anggota yang bertugas pada kegiatan kali ini berjumlah enam orang.
II.PERSIAPAN
Tidak beda jauh pelaksanaan persiapan sebelum melaksanakan kegiatan kedua ini seperti persiapan pada kegiatan yang pertama. Masing-masing Anggota Tim mempersiapkan kebutuhan sesuai dengan tugas yang sudah ditentukan masing-masing, seperti Map Master yang bertugas mengkoordinir masing-masing anggotanya sesuai tugas dan mengkaji ulang rencana sebelumnya.
Untuk Bendahara, mengatur pendanaan dan pengeluaran sesuai kebutuhan, seperti berkooridinasi dengan Seksi Perlengkapan untuk mengatur kendaraan (Rent Car) beserta estimasi BBMnya. Juga berkoordinasi dengan Seksi Konsumsi untuk keperluan pembayaran dan pemesanan Makanan serta snack selama perjalanan. Tidak lupa juga berkoordinasi dengan Seksi Dokumentasi yang sekiranya membutuhkan pembelian baterai Kamera atau terkait dengan dokumentasi lainnya.
Seksi Perlengkapan mempersiapkan Kendaraan yang digunakan, berkoordinasi 2 hari sebelumya dengan CV. Maju Lestari untuk penyewaan Kendaraan jenis Minibus Toyota Kijang Innova dengan biaya sewa terlampir. Berkoordinasi 1 hari sebelumnya dengan Seksi Dokumentasi untuk perlengkapan Kamera, juga berkoordinasi dengan seluruh anggota untuk kesiapan peralatan seperti Handphone/Smartphone yang harus selalu dalam keadaan fullpower (Indikator baterai full dan Ketersediaan Memory). Tidak lupa juga mengingatkan seluruh anggota untuk membawa file dokumen yang sudah dibagikan oleh Map Master pada Briefing awal.
Seksi Konsumsi mempersiapkan segala yang berkaitan dengan kenyamanan Tim dalam beraktifitas yang khususnya dalam hal konsumsi. Menunjuk Rumah Makan sebagai tempat untuk sarapan awal serta tempat untuk pemesanan Makanan yang akan dibawa ke Lokasi, sebagai inisiatif karena di Lokasi sulit ditemukan tempat Makan. Dan juga mempersiapkan cemilan selama perjalanan.
Sekretaris berkoordinasi dengan seluruh anggota Tim dan mencatat segala persiapankan yang direncanaan oleh masing-masing anggota, untuk kemudian sebagai dokumen persiapan apabila dibutuhkan untuk melaporkannya kepada Map Master atau Anggota yang lainnya bila dibutuhkan. Dan juga mempersiapkan catatan untuk menulis segala hal yang ditemukan dan yang dilakukan selama aktifitas.
III.       PELAKSANAAN
Kegiatan ini diawali dengan pengambilan Kendaraan di tempat sewa, yang diambil oleh Map Master, karena dari tim ini hanya Map Master yang bisa mengendarai kendaraan roda 4. Map Master diantar oleh Seksi Perlengkapan menggunakan Sepeda Motor. Di waktu yang bersamaan, anggota yang lain berkumpul di Rumah Sinar Kharisma (Bendahara) sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
Setelah kendaraan diambil di tempat sewa, Map Master menuju tempat berkumpul untuk melakukan brifeing singkat atas pengecekan persiapan Tim yang sebelumnya mengisi BBM dahulu di Pertamina Pancor. Setelah itu, Tim bergegas menuju ke Rumah Makan Rizky Tanjung untuk Sarapan pagi sebagai persiapan tenaga untuk menjalankan aktifitas. Sembari Sarapan pagi, Seksi Konsumsi juga memesan untuk membungkus makanan sebagai persiapan untuk makan siang di Lokasi, atas dasar alasan karena dilokasi sulit untuk mencari tempat makan.

Setelah tenaga mulai terisi, dan persiapan dianggap sudah matang, tepat pukul 09.00 WITA Tim segera berangkat menuju Lokasi. Jarak tempuh dari titik berangkat sampai ke titik di mana akan dimulainya pengumpulan data sekitar 37 Km yang dapat ditempuh selama 60 Menit, di mana tempat ini merupakan jalur kendaraan keluar dari Kota Praya menuju ke Kawasan Wisata Bagian Selatan.
Setelah sampai di titik di mana Tim mulai mengumpulkan data pada pukul 10.00 WITA (pemilihan titik ini didasari atas wilayah yang sudah dilewati oleh Map Master dalam mengumpulkan data sebelumnya pada saat Batch Challenge Tahun 2014 lalu), atas dasar pembagian tugas sebelumnya, di mana Map Master yang duduk di kursi kemudi sebagai Koordinator yang menunjukkan apakah Poi yang dilewati itu masuk ke dalam kategori. Sinar Kharisma PA duduk di kursi paling depan sebelah kiri yang bertugas untuk merecord data di sektor kiri dengan system Video yang nantinya akan di”capture” khusus untuk Poi saja. Begitu juga tugas untuk Orisela Aprilia bertugas merekam sektor Kanan, dengan duduk di Kursi tengah sebelah kanan. Sedangkan tugas untuk Rizky Istanto duduk di kursi belakang kiri, dan Dhinar Charisma Mentari duduk di kursi belakang kanan, berdua memiliki tugas mengambil Gambar/foto Poi yang ada di sector masing-masing. Sedangkan tugas untuk Lentera Jiwana AI adalah mencatat Poi yang dilewati sebagai pengingat dan penjelasan saat nanti akan menginput/merecord data ke mapcreator. Tugas merekam Video yang dilajukan Sinar dapat dilakukan juga secara bergantian oleh Rizky, karena Sinar juga ditugaskan untuk merecord Geometry yang dilewati menggunakan aplikasi Hike & Bike.
Sepanjang 5 Km jalan yang dilewati mulai dari Kota Praya sampai ke Persimpangan di kawasan Penujak yang mengarahkan kita apabila berbelok kie arah Barat menuju ke Lombok Barat, sedangkan apabila terus menuju selatan akan mengarahkan ke Pantai Selong Belanak, sedangkan bila menuju Timur akan mengarahkan kita ke arah Bandara dan pantai Ann. Sepanjang jalan itu sangat banyak ditemukan Poi serta beberapa Komplek Perumahan Warga, sehingga harus melaju dengan kecepatan rendah sekitar 10-20 km/jam, sehingga waktu yang dihabiskan pada aktifitas yang ini sekitar 20 menit. Informasi yang dapat diperoleh sepanjang 5 Km ini terdapat sedikit perbedaan antara data real pada saat itu dibandingkan dengan data yang sudah ter-input pada mapceator sebelumnya. Di mana kondisi terbaru bahwa jalur ini sudah dilebarkan dan dipecah menjadi 2 jalur yang dipisahkan oleh pembatas beton selebar 1 meter di antara kedua jalur itu, sehingga Poi dan PA yang ada si sepanjuang jalur ini sedikit bergeser mundur dari bahu jalan sebelumnya, di mana terjadi pemangkasan / pemotongan luas area Poi tersebut, bahkan ada beberapa Poi yang menghilang akibat terpangkas seluruhnya.
Jalur yang dituju setelah persimpangan adalah menuju ke arah Pujut, yang melewati Bandara Internasional Lomkbok. Jalur yang ditempuh ini sejauh 9 km. jalur ini lebih didominasi oleh area persawahan dan jarang terdapat bangunan, sehingga dapat ditempuh dengan kecepatan sedang yaitu sekitar 40-60 km/jam. Apabila menemukan Poi di sepanjang jalur yang ditempuh, maka tim akan menepi dan mengecek Poi tersebut, sehingga waktu yang digunakan untuk sampai ke persimpangan Pujut sekitar 10 menit. Sepanjang Jalan ini tidak terdapat perubahan data Poi karena kondisinya masih sama dengan kondisi yang sudah ter-input ke map creator.
Selanjutnya, tim menuju ke arah Kuta setelah berbelok kanan pada persimpangan Pujut. Sepanjang jalur ini sejauh 9 km banyak ditemukan Poi sampai dengan Bundaran Kuta, sehingga harus ditempuh dengan kecepatan rendah antara 10-20 km sehingga ditempuh selama 30 menit. Di jalur ini ada beberapa Poi baru sehingga ada penambahan pada Map creator, namun jumlahnya tidak banyak.
Dari Bundaran di Kawasan Kuta, Tim memilih untuk mengambil jalur Kanan, karena jalur ini lebih banyak terdapat Poi dibandingkan dengan jalur kiri, dan juga melewati kantor desa, Masjid Jami’ dan Puskesmas sehingga otomasis banyak terdapat Poi di sekitar kawasan tersebut. Sampai pada Simpang yang mengarahkan antara ke arah PAntai Aan dan ke Arah Pantai Mawun, dapat ditempuh sejauh 2 km dengan kecepatan rendah sehingga tim melewati jalur itu selama 15 menit. Kondisi Poi sampai pada Kantor Desa Kuta masih sama seperti kondisi sebelumnya, namun setelah melewati Kantor Desa Kuta, banyak sekali tambahan Poi yang muncul di kawasan ini, terutama Poi untuk kategori Other Accomodation dan Restaurant. Terlebih saat mengambil jalur setelah berbelok ke kiri menuju ke Arah Pantai kuta, banyak sekali Restaurat baru yang muncul dan beberapa Other Accomodation sepanjang 1 km.

Selanjutnya, tim menuju ke Arah Pantai Seger yang menempuh jarak 6 km dari pantai Kuta. Jalur yang dilewati merupakan jalan aspal dengan kualitas rendah dan banyak menemukan jalan berlubang, sehingga harus ditempuh dengan kecepatan rendah dan ekstra hati-hati sehingga untuk sampai ke pantai seger, tim menempuh waktu 20 menit. Kondisi Poi di jalur ini jumlahnya masih sedikit dan sudah ter-input di Map creator, masih didominasi oleh Ladang dan Semak.
Selanjutnya Tim bergerak sejauh 3 Km menuju Pantai Aan yang melewati jalan tanah bebatuan dengan kondisi rusak selama 15 menit dan tepat pukul 12.00 WITA tim tiba di Lokasi. Sepanjang jalur ini kita hanya menemukan padang rumput dan semak-semak. Kawasan ini memiliki panorama alam yang indah dan masih alami, hanya dikelola seadanya oleh Pemerintah Setempat dengan menempatkan petugas untuk berjaga-jaga di Posko sederhana yang bertugas menjaga keluar masuknya para wisatawan melalui Portal Bambu yang hanya bisa melewatinya dengan membayar tiket masuk dengan tariff Rp 10.000,-
Setelah menikmati bersantai dan bermain di pantai Aan, tim segera bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju Pantai Mawun dengan melewati jalur yang sudah dilewati saat menuju Pantai Aan melalui Kuta, dan setelah sampai kembali di Kuta, tim terus melanjutkan perjalanan menuju ke Pantai Mawun. Jalan yang ditempuh merupakan jalur hotmix yang sangat mulus, namun kondisi medannya yang berkelok-kelok dan turun-menanjak sejauh 8 Km selama 20 menit. Sepanjang jalan ini, ada beberapa Poi yang dijumpai dengan kategori Restaurat, Government Office, Restaurant, dan Medical Service. Namun jarak Poi yang satu dengan yang lain berjauh-jauhan dan dipisahkan oleh Perkebunan serta Lahan tidur yang ditumbuhi tanaman perdu. Poi tersebut sudah ter-input di Map Creator, dan hanya ada beberapa penambahan sedikit Poi. Setibanya tim pada pukul 13.30 WITA di Pos Penjagaan pantai Mawun yang dijaga oleh beberapa petugas penjagaan dari Kelompok Sadar Wisata SETIA JATI dengan portal dari pipa besi, wisatawan harus membayar tiket masuk dengan Tarif Rp 10.000,- Kawasan ini sudah dikelola dengan baik dengan penjagaan kebersihan pantai dan fasilitas umumnya seperti Toilet dan Tempat ibadah. Di Pantai inilah Tim beristirahat, Sholat, dan Makan Siang di bawah Pohon Besar yang sangat teduh, bersamaan dengan wisatawan lainnya.

Setelah 1 jam bersantai dan bermain di pantai Mawun, Tim melanjutklan perjalanan menuju tujuan akhir dari kegiatan kedua tersebut, yaitu ke Pantai Selong Belanak. Tim menempuh perjalanan sejauh 14 Km selama 30 menit yang melewati jalur dengan kondisi yang sama seperti jalur dari Pantai Kuta menuju Pantai Mawun, hanya saja jalurnya lebih jauh ntuk menuju Pantai Selong Belanak. Sepanjang jalan ini, ada beberapa Poi yang dijumpai dengan kategori Restaurat, Government Office, Restaurant, dan Medical Service. Namun jarak Poi yang satu dengan yang lain berjauh-jauhan dan dipisahkan oleh Perkebunan serta Lahan tidur yang ditumbuhi tanaman perdu. Poi tersebut sudah ter-input di Map Creator, dan hanya ada beberapa penambahan sedikit Poi. Tim tiba di Lokasi ini tepat pukul 15.00 WITA, dan kondisi saat itu sedang dalam tahap pembangunan jalan dan gerbang masuknya, sehingga banyak ditemukan material bangunan di sepanjang jalur masuk ke Pantai Selong Belanak. Wisatawan di sini didominasi oleh Wisatawan asing yang sedang menikmati teriknya matahari dengan berjemur di Pasir pantai, serta yang menikmati deburan ombak dengan menggunakan papan selancarnya.

Karena seluruh Tim sudah merasa lelah, sehingga tim hanya sebentar berada di pantai Selong Belanak dan langsung bertolak menuju Selong melewati Desa Mangkung – Kateng, Praya Barat dan tembus kembali ke Jalur Persimpangan awal sejauh 20 Km selama 35 menit. Sambil melewati jalan itu, tim juga mengecek Poi yang dilewati sepanjang jalan tersebut, apakah sudah masuk di map creator atau belum masuk karena baru dibangun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar